Kali ini saya akan
menjelaskan tentang File Sharing SAMBA ,
dari Debian(Server) dan Windows7(Client).
Apa sih SAMBA ???
Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan berbagi berkas (file service) dan berbagai alat pencetak (print service).) resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS
service announcement/browsing).
Yaa kita sudah tau apa itu SAMBA , dan selanjutnya saya akan menjelaskan bagaimana sih Konfigurasi atau cara kerjanya SAMBA ini??
Yang pertama kita lakukan
ialah mensetting IP Address di Debian yang sebagai server terlebih dahulu.
Setelah kita setting IP
Addressnya,barulah kita install sambanya dengan syntak : # apt-get install samba
Setelah itu ada konfirmasi
apakah kita mau lanjut install atau tidak , kita ketik saja Y lalu enter.
Setelah kita selesai
menginstall paket SAMBA, kita buat direktori yang akan kita sharing ke
Client,dengan syntak : # mkdir
(namafolder)
Setelah kita buat
direktori,kita masuk ke home karena
kita buat direktorinya di home. Setelah
itu kita ganti file akses untuk direktori yang sudah kita buat dengan syntak : # chmod 777 (namafolder) agar user bisa
mengedit file atau mengeksekusi file.
Setelah itu kita setting
konfigurasi di SAMBA dengan syntak : #
nano /etc/samba/smb.conf
Setelah itu kita cari yang
namanya Authentication. Dan kita
ubah # security = user kita hapus
tanda # agar aktif karena itu kita
hapus tanda #.
Setelah itu di paling bawah
kita buat settingan untuk direktori yang kita buat.
Comment = (opsional)
Path = letak folder yang akan kita sharing
Browseable = menentukan folder bisa disearch atau tidak
Writeable = menentukan hak akses menulis pada folder
Read only = menentukan hak akses membaca pada folder
Share modes = menentukan apakah kita share atau tidak
Public = menentukan apakah kita akan login untuk masuk
atau tidak
Kemudian pada bagian atas script terdapat teks [baca]
& [tulis] itu merupakan penamaan semata
Jika sudah kita save dengan
cara Ctrl+x – Y – Enter
Lalu kita restart
settingannya agar dapat berjalan dengan syntak : # /etc/init.d/samba restart
Setelah kita restart lalu
kita buat user baru,untuk sebagai user di SAMBA dengan syntak : # adduser (namauser)
Setelah kita buat user baru
kita masukkan SAMBA password dengan syntak : # smbpasswd –a (namauser)
Lalu kita coba buat file pada
server dengan syntak : # touch file.txt
Dan kita masukkan isi file
dengan syntak : # nano file.txt
Jika sudah barulah kita mulai
di Windows7. Yang pertama kita setting IP Address pada Windows7 agar terkoneksi
ke Server. Dengan cara : Klik kanan pada jaringan lalu pilih Open Network and Sharing Center – klik
Local Area Network – Properties –
Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4) – Use the following IP address
Jika sudah baru kita masukkan
IP kita
IP Address =
192.168.1.23
Subnet mask = 255.255.255.0
Default gateway = 192.168.1.90
Default gateway ini mengikuti
IP pada server SAMBA, IP Address boleh diisi bebas tapi hanya yang belakangnya
saja 23 dan Subnet mask pun mengikuti netmask pada server SAMBA
Jika sudah kita klik OK,
setelah itu masuk ke Windows Firewall
dan kita non aktifkan Windows
Firewallnya dengan cara :
Klik Windows Firewall – Turn Windows Firewall on or off – kita klik Turn off Windows Firewall (not recommended)
Jika sudah kita masuk Command Line dengan cara klik Start lalu ketik cmd dan enter.
Kita coba ping 192.168.1.90 apakah kita sudah
konek ke server atau belum
Jika sudah konek baru kita
coba buka sharing SAMBA dengan cara :
Klik Start lalu ketik \\192.168.1.90
lalu kita akan login untuk masuk ke file sharing
Nanti akan ada masukkan login, setelah kita masukan user dan
password baru lah kita masuk ke file sharing Tulis
Dan kalian coba untuk membuat file di Tulis jika bisa berarti berhasil, dan coba juga di Baca jika tidak bisa berarti berhasil.
Itulah Konfigurasi File Sharing SAMBA , kurang lebihnya mohon dimaafkan.
Jika kurang jelas bisa lihat tutorial dari video dibawah ini.
No comments:
Post a Comment