Kali ini
saya akan menjelaskan tentang cara NFS ( Network File System) dari Debian (Server) ke Opensuse (Client)
Apa sih NFS (Network File System) ???
NFS adalah klien atau program
server yang berjalan pada komputer yang memungkinkan pengguna untuk mengakses
file di jaringan dan memperlakukan mereka seolah-olah mereka berada di
direktori file lokal.
Ya jika kita sudah tahu apa itu NFS barulah kita memulaui untuk menkonfigurasi NFS atau cara kerja NFS.
Pertama
kita buka dulu debian untuk server nya,setelah login sebagai root baru kita
mensetting IP Address
Sebelum kita menginstall
paket NFS Server, kita konfigurasi network di server agar terkoneksi kepada
client.
Setelah itu baru kita install NFS dengan syntak : # apt-get install nfs-kernel-server
Setelah itu kita buat direktori baru dengan syntak : # mkdir /coba (namafolder)
Direktori telah dibuat, lalu kita setting NFS server dengan
syntak : # nano /etc/exports
Setelah itu kita masukan settingnya : /coba(namafolder) 192.168.1.79/24(rw,no_root_squash,async)
/coba = nama direktori yang akan kita sharing
192.168.1.79 = IP Address server
/24 = netmask dari IP address server
rw = untuk menulis dan membaca (r=read,w=write)
no_root_squash = root pada komputer client akan memiliki hak akses sama
dengan server
async =
sinkronisasi perubahan yang dilakukan oleh client dengan direktori yang
sebenarnya
Setelah itu kita save dengan cara : ctrl+x lalu tekan Y dan enter.
Setelah itu kita restart , dengan syntak : # /etc/init.d/nfs-kernel-server restart
Jika sudah , baru kita masuk ke konfigurasi di Opensuse, kita
masuk ke YaST, untuk mengkonfigurasi
IP address,dll.
Setelah itu kita
masuk ke YaST baru kita klik Network
Devices lalu klik juga Network Settings.
Setelah itu kita klik edit lalu nanti kita
edit,dan klik statically assigned IP
Address. Kemudian kita isi IP
Address dan Netmask.
Jika sudah kita klik Next
lalu kita klik lagi Routing dibagian
atas,kemudian kita isi di Default Ipv4
Gateway dengan IP Server, agar kita dapat terkoneksi ke server.
Jika sudah,kita coba apakah terkoneksi atau tidak,kita
masuk ke Debian lalu masukan syntak : #
ping 192.168.1.56. agar kita lihat apakah server sudah terkoneksi atau
belum.
Jika sudah konek, kita buat direktori di home, kita coba
buat dengan nama sharing.
Jika sudah kita masuk ke YaST lalu kita masuk ke NFS Client.
Jika sudah seperti ini, barulah kita masuk ke NFS Client. Jika sudah masuk lalu kita
klik Add untuk menambahkan share NFS
baru.
Baru setelah itu kita tambahkan.
NFS Server
Hostname = IP Server
Remote
Directory = Direktori yg ada di Server
Mount Point
(local) = Lokasi tempat sharing yg ditentukan
Lalu setelah itu baru kita OK dan OK .
Jika sudah kita coba masuk ke direktori sharing.
Lalu coba kita buat file di Debian server dengan syntak :
# touch file.txt(namafile)
Dan kita edit file dengan syntak : # nano file.txt
Kita coba edit file didalam file.txt
Lalu kita masukkan syntak : # chmod 777 file.txt , chmod
adalah untuk memberi izin akses ke semua user yang ada. 777 = semua user bisa mengakses file yg
diberu hak akses.
Setelah itu, kita coba buka direktori di folder sharing.
Nah,
yang terakhir kita coba buka file.txt(namafile)
Dan taraa! Sudah selesai.
Kurang lebihnya saya minta maaf jika ada
kekurangan,Terima Kasih
Jika masih bingung bisa dilihat video dibawah ini.
No comments:
Post a Comment